Kejar Nol Emisi Karbon, Pengusaha Diminta Bantuan Pembiayaan

Kejar Nol Emisi Karbon, Pengusaha Diminta Bantuan Pembiayaan

Yohana Fransiska Aurelia Vivian, 2 months ago
Media-Image

Jakarta - Pemerintah meminta kolaborasi antara lembaga keuangan dengan para pengusaha untuk terlibat langsung dalam upaya penurunan emisi karbon. Sesuai rencana transisi energi menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang telah disusun, Indonesia perlu menurunkan emisi karbon dari 29% menjadi 31,89% pada 2030. Bahkan, target 0% emisi karbon perlu dikejar hingga tahun 2060.

Akan tetapi, penurunan emisi karbon memerlukan biaya yang tak sedikit. Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin mengungkapkan, bahwa Indonesia membutuhkan biaya hingga US$1 triliun pada tahun 2060 untuk berinvestasi pada proyek-proyek EBT. Ia pun mengajak lembaga keuangan dan para pengusaha ikut menanamkan modalnya dalam proyek penurunan emisi tersebut.

Dalam penutupan Side Event G-20 “Guarding Energy transition in Indonesia and Beyond: High Level Policy Discussion on Promoting Investment, Financing, dan Development of Renewable and Green Energy” yang diselenggarakan di International Center Institut Pertanian Bogor, K. H. Ma’ruf Amin mengajak para mitra bisnis dan lembaga keuangan, baik konvensional maupun syariah, untuk ikut berkolaborasi membantu pembiayaan transisi energi di Indonesia guna mencapai nol-bersih emisi pada tahun 2060.

Baca juga Penerapan Pajak Karbon Dapat Kurangi Kerusakan Iklim, Senit Pakar Unair

Wapres K. H. Ma’ruf Amin menyebutkan, bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan transformasi energi menuju BET melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik. Sejumlah kebijakan pun disiapkan agar Indonesia bisa memproduksi mobil listrik dan bus listrik sebanyak 600.000 unit pada tahun 2030.

Lebih lanjut, adanya penerapan EBT tersebut diharapkan mampu mengurangi konsumsi BBM sebesar 3 juta barel sampai dengan tahun 2030 dan menurunkan emisi CO2 sebanyak 1,4 juta ton melalui kerja sama antara pemangku kepentingan.

Wapres K. H. Ma’ruf berharap, agenda kepemimpinan G-20 di Indonesia bisa menjadi implementasi bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat di seluruh dunia, khususnya energi di Indonesia.

Baca juga Efek Perubahan Iklim, Indonesia Bisa Rugi Rp112T

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2023 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn