BKF Sebut Simplifikasi Tarif Cukai Rokok Tantangan Yang Tak Mudah

Adeline Hilary Tambunan, 4 hari yang lalu
Media-Image

Jakarta - BKF atau Badan Kebijakan Fiskal mengatakan bahwa penerapan penyederhanaan atau simplifikasi tarif cukai rokok merupakan salah satu tantangan yang cukup sulit dalam proses pengimplementasiannya.

Badan Kebijakan Negara (BKF) melalui Analisis Pusat Kebijakan Pendapatan Negara (PKPN) Febri Pangestu, menyebutkan perbedaan kondisi di Indonesia terhadap negara lain, misalnya Filipina yang menjadi penghambat dalam penerapan tarif tunggal pada cukai rokok. Selain itu, Beliau juga menyebutkan banyaknya industri dalam sektor ini, yakni mencapai ratusan yang menciptakan isu atas kompleksitas atas wacana kebijakan cukai. Hal ini dapat diartikan bahwa penerapan ini perlu dicermati dengan baik dalam menangani permasalahan hingga isu-isu, dan itu tidak mudah.

Baca juga Cukai Rokok Disederhanakan, Industri Rokok Nasional Terancam Mati

Menurutnya, negara Filipina merupakan salah satu negara yang sukses dalam menerapkan tarif tunggal pada cukai rokok. Hal ini pun ditopang oleh sedikitnya jumlah masyarakat yang merokok dan industri rokok atau tembakau di negara tersebut juga tidak banyak. Bahkan sebagian besar hanya berkorelasi dengan satu perusahaan saja, sehingga pemerintah di Filipina lebih mudah dalam menerapkan tarif tunggal pada cukai rokok.

Indonesia sendiri terdapat sekitar 630 perusahaan telah bergerak di industri rokok ataupun tembakau. Dimana sebelumnya kurang lebih 10 tahun yang lalu jumlah keseluruhan perusahaan mencapai 8.000 industri rokok ataupun tembakau. Dalam hal ini, pemerintah harus lebih berhati-hati dalam merancang kebijakan atas tarif cukai ini apalagi hampir 503 industri rokok ataupun tembakau merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau lebih sering disebut UMKM.

Baca juga Hati-Hati! Celah Penghindaran Pajak Dapat Ditemukan di Kebijakan Cukai Rokok

Dalam proses penerapan pun, pemerintah melakukannya secara bertahap, mulai dari memangkas sedikit demi sedikit hingga menjadi industri konsolidasi supaya tidak memicu huru hara di kalangan masyarakat.

Perencanaan penyederhanaan tarif cukai pada rokok ini sudah diatur pada RP JMN (Rencana Pembangunan Menengah Nasional) 2020-2024. Dalam rancangan tersebut telah diatur mulai dari struktur hingga lapisan tarif cukai pada rokok. Saat ini proses penyederhanaan tarif cukai sudah berada pada 8 “layer” atau lapis, yang mana sebelumnya berada pada 10 “layer”. Hal ini dilakukan guna mempertahankan proses produksi pada setiap perusahaan industri rokok ataupun tembakau.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2022 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn