Sri Mulyani Sebut Setoran Pajak 2022 Akan Tembus Target

Sri Mulyani Sebut Setoran Pajak 2022 Akan Tembus Target

Putri Novani Khairizka, 4 months ago
Media-Image

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah optimis bahwa penerimaan pajak 2022 akan melampaui target. Hal ini dikarenakan faktor pendukung penerimaan pajak tahun ini ialah lonjakan harga komoditas tambang hingga perkebunan.

Selain itu, upaya reformasi perpajakan turut memberikan peran dalam meningkatkan penerimaan pajak. Dalam acara perayaan Hari Pajak, Sri Mulyani juga mengatakan, bahwa dengan dukungan stakeholder dan jajaran pajak tahun ini akan melewati target. Hal ini mengartikan tahun ini akan mencapai target, tahun ini pun kemungkinan telah melewati target. Hal ini menjadi modal dalam menghadapi gejolak saat ini.

Sri Mulyani juga menambahkan, selain pegawai pajak, para pengusaha turut berperan dalam mendorong peningkatan penerimaan pajak. Termasuk pula lembaga lainnya dengan kontribusi masing-masing. Sri Mulyani juga mengatakan, akan membangun perpajakan yang baik tanpa dukungan para stakeholder, PPATK, dan OJK yang memberikan kontribusi penting.

Baca juga Urgensi Krisis Pangan dan Energi yang Berdampak Pada Dunia Perpajakan

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bahwa penerimaan perpajakan 2022 yang diperkirakan akan tembus Rp1.784 triliun atau tumbuh 15,3%. Prediksi ini melampaui target penerimaan perpajakan dalam APBN 2022 sebesar Rp1.510 triliun.

Dikutip dari Antara, perkiraan penerimaan perpajakan Rp1.784 triliun ini meliputi penerimaan bea dan cukai sebesar Rp299 triliun yang lebih tinggi dari target APBN sebesar Rp1.265 triliun. Dalam rapat Badan Anggaran DPR, Febrio mengatakan outlook 2022 sebesar 15,35%, sehingga dapat diberikan keputusan yang strategis dan tetap dalam kondisi mitigasi yang dihadapi.

Baca juga Pemerintah susun PP Mengatur Pajak Listrik

Hal ini sesuai juga dengan pemaparan realisasi pendapatan negara pada Semester I 2022 oleh Menteri Keuangan yang telah mencapai angka Rp1.317,2 triliun atau sebesar 58,1 persen dari target yang ditetapkan pada Perpres 98/2022 yaitu sebesar Rp2.266,2 triliun. Pada Rapat Kerja Badan Anggaran DPR dijelaskan bahwa APBN sampai dengan semester I pertumbuhan pendapatan negara 48,5 persen amatlah kuat.

Hal ini dapat dikatakan berada di atas baseline tahun lalu yang sudah tumbuh dan memberikan baseline yang lebih tinggi. Pertumbuhan pendapatan negara ini didukung oleh realisasi penerimaan pajak dan berbagai komponen pendukung penerimaan lainnya.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2022 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn