Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021

moderator(Moderator)8 Mar 2021 pukul 18.40

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021

Menteri Keuagan menetapkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 20/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021. Pada intinya, PMK ini ditujukan untuk untuk meningkatkan daya beli masyarakat di sektor industri kendaraan bermotor guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berikut adalah ketentuan mengenai PPnBM DTP atas Kendaraan Bermotor tertentu tersebut.

PPnBM ditanggung oleh Pemerintah untuk tahun anggaran 2021 antara lain atas penyerahan:

1.      kendaraan bermotor sedan atau station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 (seribu lima ratus) cc; dan

2.      kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan sistem 1 (satu) gardan penggerak (4x2) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 (seribu lima ratus) cc.

Kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud harus memenuhi persyaratan jumlah pembelian lokal atau yang dikenal dengan sebutan local purchase. Persyaratan jumlah pembelian lokal tersebut meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor paling sedikit 70% (tujuh puluh persen). Kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud yang memenuhi persyaratan jumlah pembelian lokal mengacu pada keputusan menteri yang membidangi urusan pemerintahan di bidang perindustrian.

PPnBM ditanggung oleh Pemerintah diberikan sebesar:

1.      100% (seratus persen) dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Maret 2021 sampai dengan Masa Pajak Mei 2021;

2.      50% (lima puluh persen) dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Juni 2021 sampai dengan Masa Pajak Agustus 2021; dan

3.      25% (dua puluh lima persen) dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak September 2021 sampai dengan Masa Pajak Desember 2021.

Pengusaha Kena Pajak yang menghasilkan dan melakukan penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor wajib membuat:

1.      Faktur Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

2.      laporan realisasi PPnBM ditanggung Pemerintah.

Faktur Pajak sebagaimana dimaksud harus diberikan keterangan “PPnBM DITANGGUNG PEMERINTAH EKS PMK NOMOR .../PMK.010/2021”.

Faktur Pajak yang dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Masa PPN sesuai ketentuan oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor, merupakan laporan realisasi PPnBM ditanggung Pemerintah.

PPnBM terutang atas penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor tidak ditanggung Pemerintah dalam hal atas penyerahannya:

1.      tidak menggunakan Faktur Pajak; dan/atau

2.      tidak melaporkan Faktur Pajaknya sesuai ketentuan.

Atas penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan dikenai PPnBM sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Referensi:

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.010/2021 Tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021

Topik Lainnya

mengambil data...

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2021 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn
Web Info