Pajak-pajak yang Bantu Kesejahteraan Rakyat

Sigit , 13 hari yang lalu
Pixabay_pajakku

Sejak zaman kerajaan, Pajak telah menjadi kewajiban rakyat kepada negara. Hasil pungutan pajak digunakan sebaik-baiknya oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

Sebagai warga negara yang baik, sebagai wajib pajak kita harus berkontribusi dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia lewat kesadaran membayar pajak.

Berikut adalah lima macam pajak dan penerimaan negara yang jika dibayarkan ternyata bisa membawa dampak luar biasa bagi perekonomian negara kita:

1. Pajak Penambahan Nilai (PPN)

Anak muda yang gemar jajan atau berkumpul dengan teman di kafe atau restoran cepat saji sebaiknya mengingat bahwa PPN sebesar 10 persen, yang terdapat di bawah struk, bisa membantu warga desa di pelosok Indonesia mendapatkan akses terhadap listrik. 

Tidak hanya itu, bantuan dari PPN juga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mendapat pendidikan yang lebih layak. 

2. Perpanjang Paspor

Anda yang ingin memperpanjang paspor kini bisa melakukannya di kantor imigrasi manapun, bahkan bisa dilakukan secara online. 

Tanpa disadari, kaum milenial yang mengikuti proses tersebut secara tidak langsung menjadi agen pembangunan dalam mewujudkan pemerataan ekonomi di Indonesia karena biaya perpanjang paspor juga tergolong sebagai penerimaan negara.

3. Perpanjang SIM 

Seiring dengan perkembangan teknologi, anak muda zaman sekarang cenderung memiliki gaya hidup dengan tingkat mobilitas tinggi sehingga keberadaan SIM menjadi sangat penting. 

Sebagai bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya yang dibayarkan untuk perpanjang SIM juga digunakan untuk pembangunan nasional, salah satunya melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar.

4. Biaya Nikah di KUA (Kantor Urusan Agama)

Menikah kadang menjadi momok tersendiri ketika kondisi finansial yang tidak memadai. Namun menikah juga cara Anda bisa berkontribusi pada negara. 

Tanpa disadari, biaya nikah secara legal yang umumnya dilakukan di KUA (Kantor Urusan Agama) yang diterima oleh negara bisa semakin membantu saudara kita di seluruh Indonesia agar mereka memiliki akses yang sama dengan yang masyarakat di kota-kota besar.

5. Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak Penghasilan biasanya akan wajib Anda bayarkan kepada negara jika Anda berpenghasilan per tahunnya kurang dari Rp54 juta, dengan status belum menikah, Rp58,5 juta dengan status pria menikah, dan Rp112,5 juta untuk gabungan penghasilan suami dan istri.

Bagi pelaku bisnis muda, sebaiknya Anda sudah mulai wajib mempelajari dari awal mengenai pajak-pajak yang harus dibayar atau dilaporkan ke negara termasuk PPh, karena seluruh pajak penghasilan yang diterima negara bertujuan untuk menghapus kesenjangan antara daerah perkotaan dan perdesaan di Indonesia.

Foto: Pixabay

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2019 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami