Hotel dan Restoran Di India Larang Tarik Biaya Layanan ke Konsumen

Hotel dan Restoran Di India Larang Tarik Biaya Layanan ke Konsumen

Adeline Hilary Tambunan, 4 months ago
Media-Image

Jakarta - Badan Pemerintahan India melalui otoritas perlindungan konsumen telah memutuskan untuk melarang pemungutan biaya layanan atau service charge pada tagihan konsumen yang dilakukan pihak Hotel dan Restoran. Larangan tersebut diberlakukan lantaran adanya peningkatan atas keluhan konsumen terhadap tingginya biaya layanan (pajak) yang dikenakan.

Hal ini terlihat hampir sebagian Restoran di India yang memberikan penambahan biaya mulai dari 5 persen hingga 15 persen di luar harga makanan maupun pajak pertambahan nilai (PPN) atau pajak negara. Konsumen menyampaikan, jika ada biaya tambahan atau service charge lebih baik langsung dialokasikan saja pada harga makanannya.

Melansir dari BBC, Selasa (5/7/2022), dimana restoran maupun hotel tidak diperbolehkan untuk memberikan biaya layanan tambahan (service charge) dalam bentuk apapun terhadap tagihan konsumen. Tak hanya itu, kedua pihak yang dimaksud tersebut juga tidak boleh meminta tip kepada konsumen dalam bentuk apapun. Hal ini dikarenakan beberapa tahun belakangan ini sering terjadi perselisihan antara pihak restoran terhadap konsumen yang disebabkan tidak adanya informasi mengenai biaya tambahan atau tip ini.

Di tahun 2017, Pemerintah India melalui otoritas perlindungan konsumen telah mengeluarkan maklumat yang mengatur persoalan tersebut dan menegaskan bahwa konsumen hanya perlu membayar tagihan sesuai dengan harga yang ditampilkan dibuku menu ditambah dengan pajak pemerintah saja. Pemberian tip oleh konsumen merupakan hak dari konsumen itu sendiri, tidak boleh ada paksaan oleh pihak pengelola. Di sisi lain, pemerintah juga memberikan solusi kepada pihak pengelola dalam memenuhi biaya operasional hingga pemberian upah kepada pegawai, lebih baik dengan menaikkan harga produknya. Kendati demikian, masih ada restoran yang melanggar dan tetap memberikan biaya tambahan (service charge) kepada konsumen.

Dalam menangani kasus ini, Pemerintah menemui Asosiasi Restoran Nasional India (NRAI). Pada pertemuan ini pemerintah menyampaikan aspirasi konsumen mengenai keluhan mereka yang sampai saat ini masih dipaksa untuk membayar biaya layanan. Tak hanya itu, masih ada pihak pengelola yang menetapkan harga tinggi atau seenaknya pada tagihan konsumen, bahkan sering kali konsumen ‘ditembak’ dengan biaya tambahan diluar tagihan. Namun, pengaduan tersebut tidak digubris oleh Asosiasi (NRAI), mereka menilai praktik yang dilakukan oleh pengelola tersebut merupakan hal yang wajar. Hal ini lantaran restoran juga telah membayar pajak kepada pemerintah dengan hasil penjualannya dan dengan adanya biaya tambahan ini juga membantu pemerintah setempat dalam menambah penerimaan pajak pemerintah.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2022 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn