Simak Insentif yang Masih Berlaku di 2022

Jeven, 12 hari yang lalu
Media-Image

Indonesia - Menteri Koordinator  Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan  beberapa insentif baru  akan dimasukkan dalam program pemulihan ekonomi nasional yang dimulai tahun ini.

 Program baru ini telah disetujui oleh Presiden Indonesia Joko Widodo dan akan berlanjut hingga tahun 2022. Keempat program tersebut antara lain dukungan subsidi  Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung, sebagai program lanjutan dari tahun 2021.

“Pak Presiden telah menyepakati beberapa program baru yang akan di frontloading pada tahun 2022,” ucap Airlangga pada konferensi pers minggu ini.

Berikut adalah program-program baru tersebut:

1.   Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Airlangga mengatakan, pemerintah akan tetap memberikan subsidi bunga KUR sebesar 3%, dan batas atas dinaikkan dari Rp 285 triliun pada 2021 menjadi Rp 378 triliun pada 2022.

Selain itu, cost of fund juga diturunkan sebesar 0,5 persen bagi KUR Kecil dan Mikro, dan 1 persen bagi KUR Super Mikro

Maksimal KUR yang bisa diajukan warga adalah sebesar Rp 10 juta hingga Rp 100 juta, dari yang sebelumnya Rp 10 juta hingga Rp 50 juta. Sedangkan KUR Tenaga Kerja Indonesia (PMI) berkisar antara Rp 25-50 juta.

Sementara itu, pihaknya juga mengubah KUR khusus/cluster dan mengubah pelonggaran kebijakan perpanjangan KUR selama pandemi Covid-19 tanpa membatasi akumulasi plafon KUR untuk sektor produksi non perdagangan.

Baca juga Kredit Usaha Rakyat: Solusi Modal Usaha Rakyat

2.   Perluasan Program Bantuan Pedagang Kali Lima (PKL)

Program ini merupakan program bantuan tunai kepada pedagang kaki lima (PKL) dan warung. Sebelumnya program ini disasarkan ke 1 juta pelaku usaha dengan masing-masing bantuan senilai Rp 1,2 juta.

Pemerintah akan memperluas target penanganan penduduk miskin ekstrem (PME) di 212 kabupaten/kota dengan sasaran 1,67 juta orang. Program ini ditargetkan akan dimulai lebih awal pada kuartal 1 2022.

Baca juga Tarif Pajak yang Naik Di Tahun 2022

3.   PPN DTP Sektor Properti

Kembali diperpanjang, Diskon PPN Ditanggung Pemerintah atas pembelian rumah baru masih diberlakukan hingga Juni 2022. Walau begitu, besaran diskon pajaknya akan dikurangi dari potongan awal.

Airlangga mengatakan, jika membeli rumah hingga Rp 2 miliar diskon pajaknya hanya 50%. Padahal sebelumnya diskon pajaknya mencapai 100% alias benar-benar dibebaskan. Pengurangan diskon serupa juga ditujukan untuk rumah dengan rentang harga Rp 2 sampai 5 miliar.

Baca juga Lampaui Target, Penerimaan Pajak Tumbuh 19,2% Sepanjang 2021

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2022 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn