Sri Mulyani Akhirnya Membebaskan Pajak Impor Obat Oksigen

Sandra, 2 bulan yang lalu
Media-Image

Indonesia - Pandemi virus Covid-19 yang telah terjadi awal tahun 2020 lalu kini tengah mengalami lonjakan kasus yang tinggi dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya, lonjakan kasus yang tinggi ini membuat pemerintah melalui Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan Republik Indonesia mengambil upaya untuk membebaskan pajak impor atas oksigen, konsentrator oksigen, ventilator, masker N-95, serta peralatan medis dan berbagai macam obat-obatan yang dapat menunjang dalam hal penanganan kasus Covid-19 ini.

Pembebasan impor atas oksigen dan obat-obatan ini dilakukan pemerintah karena seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi dan menyebabkan adanya kelangkaan di beberapa barang yang berkaitan dengan peralatan medis atau kesehatan yang digunakan untuk menangani pasien Covid-19.

Kebijakan yang berkaitan dengan fasilitas pembebasan pajak atas oksigen dan obat-obatan ini telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.04/2021 mengenai fasilitas kepabeanan atas impor barang-barang yang diperlukan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

Objek Pajak yang Dibebaskan

Berdasarkan dengan kebijakan tersebut, ditetapkan 5 (lima) kelompok produk kesehatan sebagai penunjang penanganan kasus Covid-19 yang diberikan pembebasan pajak impor. Berikut ini merupakan ke-5 (kelima) produk kesehatan yang dibebaskan pajak impor, yaitu:

  1. Kelompok pertama merupakan test kit dan reagent laboratorium, dimana PCR test yang berupa reagent untuk menganalisis PCR uji kualitatif media diberikan pembebasan pajak impor.
  2. Kelompok kedua merupakan virus transfer media, dimana virus transfer media ini berupa media kultur olahan dan digunakan untuk mengembangkan mikroorganisme pada swab test serta media kultur olahan lainnya yang berkaitan dengan swab test diberikan pembebasan pajak.
  3. Kelompok ketiga merupakan serangkaian obat-obatan, dimana obat-obatan ini berupa obat Tocolizuma, Sel Punca, Unfractionated Heparin yang digunakan sebagai antikoagulan, Favipapir, Oseltamivir, Remdesivir, IVIG, obat yang mengandung Regdanwimab, Lopinafir+Ritonavir, hingga insulin juga diberikan pembebasan pajak.
  4. Kelompok keempat merupakan alat-alat medis dan juga kemasan oksigen, dimana berupa oksigen, silinder baja tanpa kampuh untuk oksigen, isotank, serta pressure regulator, humidifier, flow meter, oxygen nasal canulla, termometer, swab, alat untuk pemindai panas, alat untuk uji PCR, konsentrator oksigen, ventilator, serta peralatan pernafasan yang lainnya diberikan pembebasan pajak.
  5. Kelompok kelima merupakan alat pelindung diri, dimana berupa masker respirator N-95 yang juga diberikan pembebasan pajak.

Pemberian fasilitas pembebasan pajak impor ini bertujuan untuk mengantisipasi akan kebutuhan dari beberapa jenis barang yang nantinya dapat digunakan dalam penanganan kasus pandemi Covid-19 ini serta dengan adanya pembebasan pajak, diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan juga mempercepat pelayanan kesehatan.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga turut memastikan bahwa stok obat yang digunakan untuk menangani pasien Covid-19 di Indonesia dapat mencukupi kebutuhan masyarakat di tengah lonjakan kasus Covid-19 saat ini. Khususnya stok obat-obatan seperti Remdesivir dan Tocilizumab yang digunakan untuk pasien kritis dan mulai minim jumlahnya di Indonesia, maka pemerintah akan langsung memenuhi stok obat-obatan ini dalam waktu dekat melalui impor.

Untuk bisa mendapatkan fasilitas kapabeanan dan cukai, serta pajak impor ini, pemohon dapat mengajukannya melalui Kepala Kantor Bea dan Cukai sebagai tempat pemasukan atau pengeluaran barang. Selanjutnya, otoritas yang berwenang akan memberitahukan lebih lanjut terkait tata cara untuk bisa memperoleh fasilitas fiskal tersebut.

Kebijakan terkait pembebasan fasilitas atas pajak impor obat-obatan dan oksigen ini mulai berlaku pada saat tanggal diundangkannya, yaitu 12 Juli 2021.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2021 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn
Web Info