Buat dan Perpanjang SIM Gratis

Fatimah, 8 hari yang lalu
Media-Image

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pelayanan pembuatan dan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) dibebaskan dari pungutan biaya atau gratis di Polri.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 (PP 76/2020) tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Polri. Peresmian terjadi sejak 21 Desember 2020 lalu. Peraturan tersebut mulai berlaku setelah tiga puluh hari terhitung sejak tanggal peraturan tersebut diundangkan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers pada Rabu (06/01/2021) menerangkan bahwa hingga kini aturan turunan berdasarkan kebijakan pembuatan dan perpanjangan SIM gratis masih dipertimbangkan pihak Polri.

Pada Pasal 7, tertuang dan dijelaskan terkait pertimbangan tertentu pada tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang dapat ditetapkan sampai dengan nol rupiah. Artinya, tidak semua tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak dapat diberikan tarif nol rupiah. Sampai saat ini, Polri masih melakukan pengajian yang nantinya akan dibuat di dalam peraturan kepolisian.

Adapun dibutuhkannya persetujuan dari Kementerian Keuangan mengenai persyaratan, besaran, tata cara pengenaan tarif pada kebijakan SIM gratis tersebut.

Menurut PP 76/2020 Pasal 7 diterangkan bahwa adanya pertimbangan tertentu atas jenis penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 1 besaran tarif dapat ditetapkan hingga Rp 0 (nol Rupiah) atau 0% (nol persen).

Pada Pasal 1 dicantumkan jenis PNBP yang berlaku pada Polri seperti pengujian untuk penerbitan SIM baru, penerbitan perpanjangan SIM, pengujian penerbitan surat keterangan uji keterampilan pengemudi, penerbitan surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Kemudian, penerbitan surat tanda coba kendaraan bermotor, penerbitan tanda nomor kendaraan bermotor, penerbitan tanda coba nomor kendaraan bermotor, penerbitan buku kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB), penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah, dan penerbitan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Sementara itu, adapun ketentuan dan syarat tertentu bagi masyarakat yang dapat menikmati layanan perpanjangan atau pembuatan SIM dengan tarif nol rupiah.

Menurut pertimbangan yang telah ditentukan meliputi penyelenggaraan kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, kegiatan kenegaraan, dan pertimbangan yang disebabkan keadaan di luar kemampuan wajib bayar atau kondisi kahar, hanya kriteria-kriteria berikut ini yang dapat menikmati layanan terkait SIM tersebut.

Kriteria-kriteria yang dimaksud antara lain, penikmat layanan merupakan masyarakat tidak mampu, penikmat layanan masih berstatus pelajar atau mahasiswa, penikmat layanan merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, adapun masyarakat yang masuk dalam kategori penerima layanan dapat menikmati layanan gratis dalam penerbitan SKCK. Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, KBP Tri Julianto Djatiutomo mengatakan penerbitan dan perpanjangan SIM tidak gratis, melainkan penerbitan SKCK.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn
Web Info