DJP Kini Mendapatkan Data Perpajakan Pegadaian

Fatimah, 13 hari yang lalu
Media-Image

Jakarta - Pemerintah berharap bahwa pajak dan dividen dapat meningkat secara konsisten. Salah satu upaya pemerintah dalam mencapai tujuan tersebut dengan melakukan integrasi data perpajakan.

Direktorat Jenderal Pajak bersama dengan PT Pegadaian (Persero) kini sudah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atas integrasi data perpajakan. Sekedar informasi, integrasi data perpajakan yaitu konektivitas host-to-host antara platform ERP Wajib Pajak dengan server penyelenggara pelaporan dan pembayaran pajak.

Adanya penandatanganan Nota Kesepahaman atas integrasi data perpajakan yang dilakukan antara Direktorat Jenderal Pajak bersama dengan PT Pegadaian (Persero), menghasilkan sistem perpajakan milik perusahaan tersebut menjadi terintegrasi langsung dengan sistem yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama menerangkan bahwa dengan data tersebut Direktorat Jenderal Pajak sudah dapat melakukan penelitian dan pengujian kepatuhan Wajib Pajak secara elektronik.

Dengan demikian, bentuk kontribusi tersebut mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengumpulkan sumber penerimaan pajak. Salah satu keuntungan dari kontribusi tersebut seperti dapat terhindar atau mengurangi beban administratif terhadap pemeriksaan.

Sekedar informasi, transparansi perpajakan tentunya dapat memberikan keuntungan bagi Wajib Pajak yang melakukannya. Keuntungan yang dimaksud seperti mengurangi beban kepatuhan dan risiko pemeriksaan atau bahkan sengketa pada kemudian hari yang cukup sering mengalihkan sumber daya perusahaan dari aktivitas produktif.

Kontribusi yang dijalani Direktorat Jenderal Pajak dengan PT Pegadaian (Persero) membuat Hestu Yoga Saksama berharap bahwa sebagai perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) pada sektor keuangan Indonesia dapat dijadikan contoh terbaik bagi seluruh korporasi raksasa lain agar segera melakukan transparansi dalam bidang pajak.

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyampaikan bahwa integrasi data perpajakan merupakan suatu program yang dapat memudahkan urusan-urusan seputar perpajakan milik suatu perusahaan. Dengan dijalankannya program tersebut, perusahaan diharapkan dapat fokus melakukan proses bisnis sehingga dapat meningkatkan setoran pajak dan dividen ke negara.

Suryo Utomo menyampaikan jabaran setoran pajak dari perseroan yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Berawal dari tahun 2016, kerja sama PT Pegadaian (Persero) dalam wujud kegiatan membayar pajak mencapai jumlah Rp 1,29 triliun.

Pada jumlah tersebut terus mengalami peningkatan secara konsisten. Peningkatan tersebut terlihat pada tahun 2017 dengan jumlah Rp 1,33 triliun lalu terjadi peningkatan lagi pada tahun 2018 dengan jumlah Rp 1,44 triliun. Sementara pada tahun 2019, setoran pajak perseroan meningkat sebanyak Rp 1,72 triliun.

Adapun tujuan utama yang hendak dicapai Direktorat Jenderal Pajak dari integrasi data perpajakan dengan BUMN yaitu memberikan kemudahan dalam layanan administrasi pajak.

Suryo Utomo berpendapat bahwa apabila BUMN mendapat kemudahan dalam layanan administrasi maka semakin mudah juga BUMN dalam meningkatkan kepatuhan pajak mereka.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn
Web Info