PPN Terhadap Pedagang Eceran

Cristin, 14 hari yang lalu
Apakah kamu pernah mendengar istilah seperti bon kontan, faktur penjualan atau invoice, segi cash register, karcis, kuitansi. istilah-istilah ini merupakan perwujudan dari faktur pajak sederhana yang dapat dimanfaatkan oleh pedagang dengan skala mikro.

Jakarta - Pedagang eceran merupakan pengusaha yang memiliki omset, baik dengan omset kecil maupun omset besar yang biasa juga disebut sebagai pedagang retail ini pada umumnya melakukan penjualan langsung kepada konsumen akhir yang berada di sektor rumah tangga yang dibeli untuk dikonsumsi lagi.

Penghasilan kena pajak dalam pedagang eceran ini merupakan pengusaha kena pajak yang melakukan kegiatan penyerahan barang atau jasa kena pajak. Dimana dalam penyerahan barang kena pajaknya dilakukan penjualan secara eceran , dan barang kena pajaknya pun langsung diserahkan kepada pembeli. Sedangkan dalam penyerahan jasa kena pajaknya melalui tempat penyerahan secara langsung atau dengan langsung mendatangi tempat konsumen serta melakukan pembayaran jasanya secara tunai. 

Pengusaha kena pajak dalam pedagang eceran dibagi atas 2 jenis yaitu pengusaha yang sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi pengusaha kena pajak dan pengusaha yang belum memenuhi persyaratan menjadi pengusaha kena pajak namun memilih untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak. Dimana pengusaha kena pajak yang sudah memenuhi persyaratan merupakan berbagai perusahaan menengah maupun besar yang dalam menjalankan usahanya melakukan penyerahan barang kena pajak secara eceran seperti supermarket ataupun toko buku besar lainnya. Sedangkan pengusaha kena pajak yang belum memenuhi persyaratan namun memilih untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak yang biasanya berbentuk pedagang eceran biasa atau toko yang menjual secara eceran. Dengan dikukuhkannya menjadi pengusaha kena pajak, maka wajib pajak tersebut dapat lebih bebas untuk dapat berinteraksi. 


Pengusaha kena pajak dalam pedagang eceran telah diatur sebagaimana yang tercantum dalam UU No.42 tahun 2009 dan UU PPN serta Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 2012 yang yang membahas tentang pengertian pengusaha kena pajak pedagang eceran serta kewajiban yang melekat pada status pengusaha kena pajak pedagang eceran. Sedangkan dalam pengaturan yang berkaitan dengan pelaporan pajak terutang dan penggunaan faktur pajak atas pengusaha kena pajak pedagang eceran tercantum dalam PER-58/PJ/2010 yang membahas tentang Bentuk, Ukuran Formulir dan Tata Cara Pengisian Keterangan Pada Faktur Terhadap Pengusaha Kena Pajak Pedagang Eceran.

Dalam Pembuatan faktur pajaknya, pengusaha kena pajak pedagang eceran tidak sama dengan pengusaha kena pajak non-pedagang eceran karena jika dilihat dari sifat transaksi pengusaha kena pajak pedagang eceran sangat tidak dimungkinkan untuk membuat faktur pajak standar dimana dalam faktur pajak dituliskan mengenai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dengan demikian karena transaksi yang dilakukan merupakan bentuk transaksi eceran, maka faktur pajak yang akan digunakan pun merupakan faktur pajak yang digunggung. Faktur pajak digunggung merupakan kumpulan faktur pajak baik dari dalam maupun luar negeri yang digabung menjadi satu sebelum penghasilannya dihitung. 

Tidak hanya faktur pajak yang digunggung namun pengusaha kena pajak pedagang eceran juga dapat menggunakan faktur pajak sederhana, dimana faktur pajak sederhana ini telah diatur dalam PER-58/PJ/2010, yang membahas tentang sebuah faktur pajak sederhana yang disusun oleh pengusaha kena pajak pedagang eceran wajib memiliki sejumlah komponen seperti Nama, Alamat, serta NPWP yang melakukan penyerahan barang kena pajak, jenis barang kena pajak yang diserahkan, adanya harga jual yang sudah menghitung PPN atau besaran PPN yang dicatat dengan terpisah, adanya pajak PPnBM yang dipungut, serta adanya kode, nomor seri, dan tangga pembuatan faktunya. 

Dalam jenisnya, faktur pajak sederhana ini dapat berupa bon kontan, faktur penjualan atau invoice, segi cash register, karcis, kuitansi, ataupun anda bukti penyerahan atau pembayaran lainnya.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn
Web Info