Layanan e-Bupot Untuk Wajib Pajak yang Teristimewa

Sri Wahyuni, 9 hari yang lalu

Indonesia - Tahukah kalian bukti potong SPT merupakan elemen yang sangat penting dan tidak terlepas ketika Wajib Pajak selesai melakukan pembayaran pajak. Ketika Wajib Pajak menggunakan metode pembayaran secara manual ke KPP Wajib Pajak akan mendapatkan bukti fisik kertas tetapi di zaman canggih di era digital sekarang Wajib Pajak bisa membuat bukti potong secara online, yaitu melalui aplikasi e-bupot. Apakah ebupot itu?

Layanan e-Bupot merupakan aplikasi yang berbasis web untuk membuat Bukti Pemotongan membuat dan melaporkan SPT PPh Pasal 23 dan/atau 26 dalam bentuk dokumen elektronik, dikarenakan sifatnya non-fisik, sehingga tidak membutuhkan tanda tangan basah dari si pemotong lagi. Begitu juga dikarenakan SPT nya berbentuk elektronik, jadi tidak perlu lagi mencetak SPT dan proses pelaporannya dilakuakn secara realtime. Sesuai dengan ketentuan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2017 tentang Penetapan Pemotongan PPh Pasal 23 dan /atau Pasal 26 yang diharuskan membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 mulai masa pajak Oktober 2019. Dalam peraturan tersebut ditetapkannya 15 Wajib Pajak yang memiliki keharusan untuk membuat Bukti Pemotongan dan diwajibkan menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23/26 dengan menggunakan aplikasi e-Bupot. Dalam Keputusan Direktur Jendral Pajak Nomor KEP-599/PJ/2019 tentang Penetapan pemotongan PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 26 yang ditetapkan pada 5 September 2019, Wajib Pajak harus memiliki sertifikat, dalam peraturan tersebut juga memuat PKP utama yaitu PKP yang terdaftar dalam 18 kantor Pelayanan Pajak yang wajib melaporkan e-Bupotnya. Jadi Wajib Pajak yang terdaftar di KPP yang tertera di dalam peraturan tersebut diwajibkan membuat bukti pemotongan dan menyampaikan SPT PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 26 berdasarkan Peraturan Direktur Jendral Pajak Nomor PER-04/PJ/2019 sejak masa pajak diaktifkannya sertifikat elektronik.

Jadi, yang dimaksud dengan sertifikat elektronik e-Bupot adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang didalamnya ada tanda tangan elektronik dan ada identitas yang menunjukkan adanya status subyek hukum para pihak dalam transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau penyelenggara sertifikasi elektronik.. Kemudian yang maksud dengan Tanda Tangan Elektronik Sertifikat adalah tanda tangan yang memuat tentang informasi elektronik terkait dengan informasi elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi. Jadi Wajib Pajakyang ingin melaporkan atau menyampaikan e-bupot tersebut selain terdaftar di KPP yang ditunjuk harus dilengkapi dengan surat elektronik juga ya. Selain itu ada beberapa syarat juga yang perlu Wajib Pajak perhatikan untuk menggunakan aplikasi e-Bupot diantaranya:

  1. Wajib Pajak melakukan pemotongan PPh Pasal 23/26 lebih dari 20 bukti pemotongan dalam satu masa pajak.
  2. Wajib Pajak menerbitkan bukti pemotongan dengan jumlah penghasilan bruto lebih dari Rp100 juta.
  3. Wajib Pajak yang sudah pernah menyampaikan Surat Pemberitahuan masa elektronik yang terdaftar di KPP tersebut
  4. Wajib Pajak badan terdaftar di KPP dan memiliki e-FIN. Jika ingin menyampaikan SPT Masa PPh 23/26, Wajib Pajak harus memiliki sertifikat elektronik.

Dengan adanya aplikasi e-Bupot diharapkan mempermudah Wajib Pajak untuk penyampaian Bukti Potongannya. Sesuai dengan PER-04/PJ/2019 tentang bentuk, isi, tata cara penyampaianya sudah tertuang didalam peraturan tersebut ada beberapa lampiran yang harus dilengkapi tentunya. Untuk menyesuaikan dengan teknologi informasi yang terus update demi membantu pihak DJP dalam pelaporan e-Bupot tersebut, sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-617/PJ/2019 PJAP PT Mitra Pajakku ditunjuk sebagai Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan yang menyelenggarakan layanan Penyediaan aplikasi pembuat dan penyaluran Bukti Pemotongan Elektronik. PT Mitra Pajakku hadir untuk mempermudah Wajib Pajak, memberikan kepastian hukum didalam e-bupot Pajakku hadir secara multi NPWP, multi User dan masih banyak fitur lainnya yang bisa kalian dapatkan jika menggunakan layanan PJAP ini dengan gratis.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami