PELAPORAN SPT ORANG PRIBADI DIUNDUR HINGGA 30 APRIL 2020

DNR, 4 bulan yang lalu

Jakarta - Mengikuti perkembangan terkini terikait dengan himbauan pemerintah terkait dengan adanya pandemi, Direktorat Jendral Pajak dibawah Kementerian Keuangan memberikan kelonggaran hingga 30 april 2020 akibat adanya pandemi yang menyerang Indonesia, untuk pelaporan SPT Tahunan pph tahun pajak 2019 bagi orang pribadi. hal tersebut di sampaikan oleh Direktur Humas DJP Bapak Hestu Yoga Saksama.

sebelumnya DJP telah memberikan kelonggaran pada 31 maret 2020 yang didasari untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam menyampaikan SPT tahunan. Akan tetapi dalam menyikapi pandemi yang sedang terjadi di Indonesia DJP memberlakukan beberapa kebijakan terikait pencegahan pandemi, salah satu nya dengan memperpanjang jadwal perlaporan serta diterapkan PTST (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan LDK (Layanan Luar Kantor).

Layanan tatap muka secara langsung yang tetap dilayani oleh Direktorat Jendral Pajak adalah terkait dengan VAT refund di bandara yang beroperasional. Selain pelayanan perpajakan, selama masa pembatasan yang di terapkan fungsi pengawasan, komunikasi serta pemeriksaan akan dilakukan secara daring menggunakan media tulisan, suara maupun gambar. Penerapan “Work From Home” juga diterapkan pada lingkungan DJP untuk sebagian besar pegawai agar mencegah penyebaran pandemi yang sedang terjadi.

Akan tetapi DJP juga terus menhimbau bagi wajib pajak yang masih blm melaporkan SPT tahunan nya untuk tidak menunda, sebagai gantinya DJP mengajak wajib pajak untuk memanfaatkan sarana elektronik dengan menggunakan layanan e-filling yang terdapat pada laman Pajak.go.id serta Pajakku.com sebagai Mitra resmi Direktorat Jendral Pajak.

Layanan e-filing dapat digunakan setelah memiliki nomor EFIN (Electronic Filing Identification Number) yang dikirimkan oleh email resmi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Terdaftar. Pentingnya SPT dikerjakan oleh para wajib pajak secara mandiri akan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam substansi perpajakan yang ada di Idonesia.

Hingga 16 Maret 2020 sudah ada sebanyak 7.5 juta Pelaporan yang di lakukan, jika melihat dari trend tahun lalu terjadi peningkatan sebesar 8,48%, akan tetapi jika dilihat dari metode pelaporan yang di lakukan sebanyak 306,464 pelapor yang melaporkan secara manual sedangkan sisanya melaporkan secara online.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami