Single Identity Number, Jawaban untuk Menaikkan Tax Ratio

Andry, 5 bulan yang lalu

bandung -

Bandung- Sebuah pemerintahan yang birokrasinya berjalan dengan efektif, merupakan wujud pemerintahan ideal. Secara administrasi, penduduk Indonesia mendapatkan hampir 40 nomor identitas yang diterbitkan berbagai lembaga yang datanya tidak terintegrasi dengan baik. Banyaknya nomor identitas digunakan untuk berbagai keperluan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor unik bagi identitas diri, nomor tagihan telepon, nomor tagihan air dan lain-lainnya. Dengan realita yang demikian, penduduk Indonesia seharusnya merasakan keresahan, dimana hal-hal tersebut dapat diatasi dengan pemanfaatan teknologi informasi. Pemerintah sebagai badan yang berwenang untuk memiliki data penduduknya, dapat mengintegrasi data-data tersebut menjadi satu identitas nomor sehingga keberjalanan birokrasi di Indonesia menjadi lebih efektif.

Banyak hal yang dapat dengan mudah diselesaikan dengan data yang terintegrasi. Sebagai contoh, Pemerintah Indonesia menciptakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Pencatatan data penduduk di suatu daerah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, pencatatan tersebut dimasukkan ke satu basis data yaitu SIAK. Data tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan dikelola oleh pemerintah pusat. Data yang terintegrasi ini menjadi bahan pertimbangan untuk mengimplementasikan kebijakan pemerintah karena data ini memberikan data yang akurat mengenai jumlah penduduk, kondisi ekonomi dan lain-lainnya. Sama halnya dengan SIAK, pengintegrasian nomor-nomor unik yang diberikan pemerintah, dapat menyelesaikan masalah bagi penduduk Indonesia. Dengan pengintegrasian nomor-nomor tersebut menjadi satu, pemerintah tidak hanya memudahkan penduduknya tetapi juga memberikan pemerintah keluasan untuk membuat Big Data perihal penduduknya.


Sebuah data kependudukan yang terintegrasi, sudah diberlakukan di Amerika Serikat dengan Social Security Number. Data kepunyaan Amerika tersebut dapat dikatakan sebagai Single Identity Number. Single Identity Number (SIN) merupakan sebuah identitas unik yang dimiliki setiap individu. Identitas ini memuat berbagai informasi individu tersebut seperti informasi diri, data keluarga, kepemilikan aset dan lain-lainnya. Dapat dikatakan, SIN mengakomodir data individu perihal keuangan dan non keuangan. Hanya dengan satu nomor unik, pemerintah dapat mengakses banyak hal tentang identitas individu tersebut.


Pemerintah dapat memanfaatkan SIN untuk menyelesaikan berbagai masalah di Indonesia. Nomor-nomor unik yang dimiliki penduduk Indonesia dapat disatukan menjadi satu nomor berbentuk SIN sehingga sistem administrasi di masyarakat menjadi lebih mudah. Tidak hanya itu, pemerintah dapat memanfaatkan SIN untuk keperluan pendataan pemilu, pendataan kepemilikan aset dan berbagai keperluan lainnya. Sehingga pemanfaatan SIN menjadi sangat relevan di era teknologi informasi yang berkembang sangat cepat.


Pendapatan pajak sebagai salah satu pendapatan terbesar negara menjadi hal yang banyak dikembangkan oleh pemerintah. Target penerimaan pajak yang dibebankan kepada Direktorat Jendral Pajak terus bertambah setiap tahunnya. SIN sebagai nomor yang mengintegrasi berbagai data juga dapat memasukkan data-data yang diperlukan untuk pembayaran pajak sehingga menjadi sarana yang perlu dikembangkan oleh pemerintah untuk memenuhi target.


SIN akan menjadi alat yang cukup efektif bagi DJP untuk mempermudah proses pemungutan pajak dan menguji kepatuhan Wajib Pajak. Dengan mengadakan sistem self assessment di perpajakan, SIN dapat berguna banyak dalam mengumpulkan penerimaan pajak dengan kepemilikan data oleh pemerintah dan untuk menguji kepatuhan Wajib Pajak. Fiskus juga dimudahkan oleh adanya SIN karena metode yang diberikan lebih mengandalkan pelayanan dan konseling sehingga meminimalisir kegiatan pemeriksaan oleh fiskus. Dengan data yang sudah dimiliki negara maka Wajib Pajak tidak memiliki pilihan selain patuh untuk membayar pajak. Sehingga SIN akan membantu menaikkan tax ratio Indonesia dengan sendirinya. Begitu juga dengan Pajakku yang ikut serta berkontribusi dalam mendukung SIN, melalui integrasi layanan e-registrasi yang ikut serta meningkatkan kualitas data pemerintah.

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami