Youtuber & Selebgram sebagai Wajib Pajak di Era Modern

Yorika Vanbora, 13 hari yang lalu
Industri digital perlu untuk di perhatikan perpajakannya, agar dapat memberikan keadilan bagi masyarakat

Bali - Seiring berkembangnya zaman, tak bisa dipungkiri banyak hal yang mengalami perubahan atau perkembangan. Salah satunya adalah perkembangan teknologi yang sangat pesat dari tahun ke tahun. Perkembangan teknologi mendorong manusia untuk menciptakan suatu inovasi yakni salah satunya di bidang pekerjaan dimana tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah agar bisa bertahan dan bersaing di era digital ini. Youtuber & Selebgram adalah contoh pekerjaan baru yang banyak diminati oleh orang – orang di zaman milenial ini. Berawal dari mengupload foto – foto menarik, vlogging kegiatan sehari – hari atau travelling. Sekarang pekerjaan youtuber & influencer merupakan pekerjaan yang profesional yang bahkan memiliki agensi khusus untuk mengurus jadwal dan konten para Youtuber & Influencer tersebut. Tak tanggung – tanggung seorang youtuber & influencer bahkan bisa memiliki penghasilan hingga puluhan juta rupiah hanya dari satu endorsment.

Dengan penghasilan yang dihasilkan oleh seorang youtuber & influencer tersebut maka pemerintah Indonesia memutuskan bahwa untuk semua yang berprofesi sebagai influencer online seperti selebgram dan youtuber yang telah memiliki penghasilan diatas PTKP berkewajiban melapor dan membayar pajak setiap tahunnya. Pertanyaannya dasar pengenaan pajak untuk youtuber & selebgram diatur dalam pasal berapa? Dan seberapa besar sih kontribusi seorang youtuber & influencer dalam taat membayar pajak? Nah untuk pertanyaan pertama dasar pengenaan pajak untuk youtuber & influencer diatur dalam Pph pasal 21 & 23 dimana kita sudah mengetahui dengan jelas bahwa Pph pasal 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun yang sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri ( Perdirjen No.PER-32/PJ/2015).

Dalam hal ini pekerjaan youtuber & influncer masuk dalam kategori tenaga ahli yaitu dasar pengenaan pajak terhadap youtuber & influencer sama dengan Pph yang dikenakan oleh para pekerja seni lain. Namun menurut Ditjen Pajak, influencer & youtuber ini juga dikategorikan menjadi dua bagian yaitu ada yang berada dibawah suatu agensi ( pembayaran melalui pihak ketiga ) dan yang tidak memiliki agensi atau independent. Nah kedua kategori tersebut juga diatur dalam pasal yang berbeda. Untuk youtuber & influencer yang memiliki agensi yang menaunginya maka hal ini diatur dalam pasal Pph 23 dimana seperti yang telah kita ketahui Pph 23 adalah Pph yang ditujukan kepada karyawan yang bekerja pada sebuah perusahaan.

 Sedangkan untuk youtuber & influencer yang tidak memiliki agensi atau independent diatur dalam pasal 21 dimana Pph pasal 21 ini biasa digunakan untuk para pekerja seni yang tidak memiliki agensi bahkan manager. Pemerintah dalam melancarkan kebijakan barunya, menetapkan peraturan bahwa semua influencer & youtuber yang diperkirakan telah memiliki penghasilan diatas minimal Rp 67.500.000 (PTKP 2019) diwajibkan memiliki NPWP untuk kepentingan membayar pajak. Tujuan pemerintah dalam menetapkan peraturan tersebut agar pekerjaan youtuber & influencer bisa menjadi salah satu penyokong perekonomian di Indonesia dengan harapan semua yang memiliki pekerjaan tersebut yang sudah berpenghasilan diatas PTKP pertahunnya untuk wajib dan sadar dalam membayar pajak setiap tahunnya. Pengenaan pajak ini juga memberikan sikap adil terhadap para jasa promosi seperti televisi, koran, radio yang telah dikenakan pajak.

Oleh sebab itu dengan dikeluarkannya kebijakan baru yang dibuat oleh pemerintah Indonesia, sebagai warga negara yang baik tugas kita adalah menjalankan kewajiban kita untuk taat membayar pajak. Terlebih jika penghasilan yang kita punya sangat besar tidak ada alasan untuk tidak ikut berkontribusi dalam membangun bangsa kita salah satunya ya bayar pajak. Menyumbangkan sebagian dari penghasilan kita kepada negara yang kita cintai tidak akan membuat kita jatuh miskin. Dan untuk semua yang memiliki Profesi youtuber dan influencer yang selalu menyuguhkan konten kepada masyarakat dimana penghasilan yang diterima lebih dari rata – rata maka pastikan untuk selalu membayar pajak setiap tahunnya. Generasi milineal sadar pajak harus menjadi motto dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di zaman ini tugas kita bukan berperang melawan penjajah namun berperang melawan niat untuk menghindari pajak. “Membayar Pajak berarti Menolong Negara “. 

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2019 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami