Membandingkan Cara Pembuatan e-Bupot 23/26 Single dengan Impor Massal (1)

Pajakku, 12 hari yang lalu
e-bupot pajakku

Elektronik bukti potong (e-Bupot) 23/26 Pajakku telah mendapat lisensi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui SK KEP-617/PJ/2019. Solusi teknologi perpajakan ini dapat diakses secara cuma-cuma.

e-Bupot 23/26 Pajakku memiliki berbagai fitur yang memudahkan para wajib pajak, dari mulai kemampuannya untuk mengirim email ke lawan transaksi, membuat kode billing dan pembayaran, hingga membuat histori e-Bupot.

Berikut ini aneka solusi kemudahan e-Bupot 23/26 Pajakku:


  • Multi user
  • Email bupot ke lawan transaksi dari pemotong
  • Auto get kode billing tanpa pindah laman
  • Payment Essp ke bank persepsi
  • Auto insert daftar SSP yang telah disetor
  • Posting ke ESPT-Bulk
  • Lapor eFilling-Bulk
  • Pembetulan SPT-Bulk
  • BPE dapat dicetak langsung dari aplikasi
  • Cek validasi Bupot tanpa input kode tembahan
  • Tambah data penandatangan bupot
  • Digital Certificate
  • Buat bukti potong input data
  • Buat bukti potong import excel
  • Edit/Hapus bukti potong
  • Pembetulan/pembatalan bukti potong
  • Rekam bukti penyetoran
  • Posting bupot dan bukti Penyetoran PPh 23/26 ke SPT
  • Lapor e-Filling Dashboard Pelaporan
  • Pembetulan SPT


Setelah tahu keunggulan e-Bupot 23/26 Pajakku, kini saatnya untuk menjalankan fitur-fitur unggulan tersebut.

Membuat e-bupot PPh 23 dengan input data (single)

Untuk menginput Bupot PPh 23 dilakukan dengan cara memilih menu “Bupot 23/26” pada SPT yang telah dibuka, lalu submenu “Bupot 23” dan klik tombol tambah. Lihat tampilan gambar di bawah ini.

Lalu, lengkapi identitas wajib pajak yang dipotong, seperti tampilan berikut.

Kemudian pada dasar pemotongan pilih tambah data, isi jenis dokumen, nomor dokumen serta tanggal dokumen. Lalu, check box pada isian fasilitas perpajakan yang sesuai dengan transaksi pemotongan.

Langkah selanjutnya adalah mengisi pajak penghasilan yang dipotong. Kolom isiannya antara lain berupa kode objek pajak atas transaksi pemotongan dan jumlah penghasilan bruto. Langkah-langkah tersebut akan kita bahas pada artikel "Membandingkan Cara Pembuatan e-Bupot 23/26 Single dengan Impor Massal (2)".

Kemudian isi pada kotak isian pajak penghasilan yang dipotong berupa kode objek pajak atas transaksi pemotongan dan jumlah penghasilan bruto.



Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2019 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami