Mengenal e-Bupot 23/26, Ketentuan Hukum dan Tata Cara Penggunaannya

Sigit , 9 hari yang lalu
e-bupot pajakku

Jakarta - Bukti Pemotongan (bupot) adalah formulir yang digunakan oleh Pemotong Pajak sebagai bukti pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26. Formulir bukti pemotongan ini sekaligus juga sebagai pertanggungjawaban atas pemotongan PPh 23 26 yang dilakukan.

Para mitra sekalian tentu sudah tahu apa itu e-Bupot. Bukti potong (bupot) ini formatnya elektronik. Lantaran sifatnya yang non-fisik, maka tidak perlu lagi tandatangan basah dari pemotong, selain itu SPT berbentuk eloktronik jadi tidak perlu lagi cetak SPT dan pelaporannya dilakukan secara real time.

Nah, sebelum membahas tentang cara menggunakan aplikasinya, kita bahas dulu historinya. Sampai tulisan ini dibuat, kewajiban membuat bukti potong dalam format elektronik (e-Bupot) telah masuk tahap keempat.

Dasar Hukum e-Bupot

Tahapan ini ditandai dengan terbitnya Peraturan Direktur Jenderal Pajak No KEP-599/PJ/2019. Beleid tersebut melengkapi peraturan yang terbit sebelumnya, yaitu SK KEP-178/PJ/2017, SK KEP-178/PJ/2018, dan SK KEP 425/PJ/2019.

Keempat aturan itu mengatur tentang tentang Penetapan Pemotong PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 yang Diharuskan Membuat Bukti Pemotongan dan Diwajibkan Menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Nomor PER-04/PJ/2017.

Pada tahap kempat e-Bupot kali ini, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP), tidak lagi hanya menunjuk nama perusahaan pemotong, tetapi langsung kepada perusahaan yang telah ditunjuk sebagai PKP, serta telah mempunyai sertifikat elektronik.

E-Bupot tahap Empat

SK KEP-599/PJ/2019 menyebutkan bahwa wajib pajak (WP) yang berstatus PKP dan memiliki sertifikat elektronik WAJIB membuat bukti pemotongan dengan format e-Bupot seperti tertuang dalam PER-04/PJ/2017, adalah yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP):

  1. KPP Wajib Pajak Besar Satu
  2. KPP Wajib Pajak Besar Dua
  3. KPP Wajib Pajak Besar Tiga
  4. KPP Wajib Pajak Besar Empat
  5. KPP Penanaman Modal Asing Satu
  6. KPP Penanaman Modal Asing Dua
  7. KPP Penanaman Modal Asing Tiga
  8. KPP Penanaman Modal Asing Empat
  9. KPP Penanaman Modal Asing Lima
  10. KPP Penanaman Modal Asing Enam
  11. KPP Perusahaan Masuk Bursa
  12. KPP Badan dan Orang Asing
  13. KPP Minyak dan Gas Bumi
  14. KPP Madya Jakarta Pusat
  15. KPP Madya Jakarta Barat
  16. KPP Madya Jakarta Selatan I
  17. KPP Madya Jakarta Timur
  18. KPP Madya Jakarta Utara

Dengan demikian, seluruh PKP yang terdaftar di 18 KPP tersebut sudah wajib mengadopsi aplikasi e-bupot.

E-Bupot Untuk Masa Pajak Agustus 2020

pada 10 juni 2020 Direktorat Jendral Pajak mengeluarkan KEP 269/PJ/2020 yang mewajibkan seluruh wajib pajak PKP (Pengusaha Indonesia) yang terdaftar di seluruh KPP Pratama di seluruh indonesia.

Cara menggunakan e-Bupot Pasal 23/26

Aplikasi e-Bupot dapat diakses melalui aplikasi yang disediakan oleh DJP atau saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak.

Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) yang mendapat lisensi remsi dari DJP untuk menyelenggarakan e-Bupot Pasal 23/26 adalah e-Bupot 23/26 Pajakku. Aplikasi berbasis web tersebut telah mendapat lisensi resmi melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-617/PJ/2019.

Fitur unggulan e-Bupot Pajakku

Sebenarnya kedua aplikasi ini sama-sama dapat digunakan oleh pembayar pajak. Baik e-Bupot Pajakku maupun milik DJP sama-sama aplikasi resmi untuk memenuhi kewajiban perpajakan.

 Tetapi, ada beberapa keuntungan bila menggunakan aplikasi e-Bupot 23/26 Pajakku. Berikut ini keunggulannya:

 - Multi-user

- Impor e-Bupot secara massal seketika

- Mengunggah e-Bupot secara massal

- Cetak e-Bupot Massal

- Pembuatan kode billing dan payment

- Mencetak Bukti Penerimaan Elektronik secara maasal

- Submint SPT secara massal

- Mengirim email e-Bupot ke lawan transaksi

- Summary e-Bupot

Mulai menggunakan e-Bupot 23/26

Platform e-Bupot Pajakku dapat diakses menggunakan mesin perambaan Google Chrome atau Mozilla Firefox. Silakan masuk ke laman pajakku.com.

Para mitra sekalian akan dibawa ke dalam halaman login seperti di bawah. Silakan login dengan user name dan password e-bupot yang telah dimiliki. Jangan lupa masukkan captcha Bila belum memiliki akun, silakan registrasi.

 Setelah berhasil login, mitra sekalian akan dibawa ke dalam menu e-Bupot 23/26 seperti di bawah ini.

  

Ada tiga menu utama pada halaman ini. Mitra sekalian dapat mememulai untuk mengolah bupot dan membuat SPT. Pengolahan bisa melalui du acara. Yaitu impor maupun input satu satu per satu atau manual.

 Lalu, bagaimana cara untuk mengolah e-Bupot 23/26? Mengenai itu kita bahas di artikel selanjutnya. (***)

Artikel Lainnya

Fokus

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2020 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami