Forum : PPN atas Booking Fee

PPN atas Booking Fee


yohanafransiskaNov 4, 2022 4:52 PM

Bagaimana ketentuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Booking Fee?

mxnlightbaeeeNov 6, 2022 10:42 AM

Uang muka atau down payment merupakan uang yang dibayarkan pada saat awal kerja sama. Uang muka umumnya dibayarkan sebelum terjadinya penyerahan barang. Dalam ketentuan pajak, apabila barang yang diperjualbelikan adalah Barang Kena Pajak (“BKP”), saat penyerahan uang muka tersebut harus dipungut PPN dan dibuatkan faktur pajaknya. Pemungutan PPN atas uang muka diatur di dalam Pasal 11 ayat (2) UU No. 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah s.t.d.t.d. UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“UU PPN”).

“Dalam hal pembayaran diterima sebelum penyerahan Barang Kena Pajak atau sebelum penyerahan Jasa Kena Pajak atau dalam hal pembayaran dilakukan sebelum dimulainya pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud atau Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean, saat terutangnya pajak adalah pada saat pembayaran.”

(Pasal 11 ayat (2) UU PPN)

Sementara itu, ketentuan faktur pajak atas uang muka diatur dalam Pasal 13 ayat (1a) UU PPN.

“Faktur Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dibuat pada:

a. saat penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak;

b. saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau sebelum penyerahan Jasa Kena Pajak;

c. saat penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan; atau

d. saat lain yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan.”

(Pasal 13 ayat (1a) UU PPN)

Dengan demikian, meskipun booking fee atau uang muka telah dibayarkan ketika barang belum tersedia, uang muka tersebut akan dikenakan PPN dan wajib diterbitkan faktur pajaknya.

kevinsandNov 7, 2022 8:42 PM
@mxnlightbaeee said in PPN atas Booking Fee:

Uang muka atau down payment merupakan uang yang dibayarkan pada saat awal kerja sama. Uang muka umumnya dibayarkan sebelum terjadinya penyerahan barang. Dalam ketentuan pajak, apabila barang yang diperjualbelikan adalah Barang Kena Pajak (“BKP”), saat penyerahan uang muka tersebut harus dipungut PPN dan dibuatkan faktur pajaknya. Pemungutan PPN atas uang muka diatur di dalam Pasal 11 ayat (2) UU No. 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah s.t.d.t.d. UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“UU PPN”).

“Dalam hal pembayaran diterima sebelum penyerahan Barang Kena Pajak atau sebelum penyerahan Jasa Kena Pajak atau dalam hal pembayaran dilakukan sebelum dimulainya pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud atau Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean, saat terutangnya pajak adalah pada saat pembayaran.”

(Pasal 11 ayat (2) UU PPN)

Sementara itu, ketentuan faktur pajak atas uang muka diatur dalam Pasal 13 ayat (1a) UU PPN.

“Faktur Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dibuat pada:

a. saat penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak;

b. saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau sebelum penyerahan Jasa Kena Pajak;

c. saat penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan; atau

d. saat lain yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan.”

(Pasal 13 ayat (1a) UU PPN)

Dengan demikian, meskipun booking fee atau uang muka telah dibayarkan ketika barang belum tersedia, uang muka tersebut akan dikenakan PPN dan wajib diterbitkan faktur pajaknya.

Ok terima kasih infonya

Topik Lainnya

mengambil data...

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2023 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn