Persyaratan Mengikuti Program Pengungkapan Sukarela

moderator(Moderator)6 Jan 2022 pukul 03.32

Persyaratan Mengikuti Program Pengungkapan Sukarela

I.             Pengungkapan Harta Bersih yang Tidak atau Kurang Diungkapkan Dalam Surat Pernyataan

1)       Wajib Pajak dapat mengungkapkan harta bersih yang belum atau kurang diungkapkan dalam surat pernyataan sepanjang Direktur Jenderal Pajak belum menemukan data dan/atau informasi mengenai harta dimaksud.

2)       Harta sebagaimana dimaksud merupakan harta yang diperoleh Wajib Pajak sejak tanggal 1 Januari 1985 sampai dengan tanggal 31 Desember 2015.

II.             Pengungkapan Harta Bersih yang Belum Dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Tahun Pajak 2020

1)       Wajib Pajak Orang Pribadi yang mengungkapkan harta bersih atas perolehan aset sejak tanggal 1 Januari 2016 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 dapat menyampaikan surat pemberitahuan pengungkapan harta dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

2)       memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak;

3)       membayar Pajak Penghasilan yang bersifat final atas pengungkapan harta bersih;

4)       menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2020; dan

5)       mencabut permohonan:

a.    pengembalian kelebihan pembayaran pajak;

b.   pengurangan atau penghapusan sanksi administratif;

c.    pengurangan atau pembatalan surat ketetapan pajak yang tidak benar;

d.   pengurangan atau pembatalan Surat Tagihan Pajak yang tidak benar;

e.    keberatan;

f.    pembetulan;

g.   banding;

h.   gugatan; dan/atau

i.     peninjauan kembali,

             

dalam hal Wajib Pajak sedang mengajukan permohonan tersebut dan belum diterbitkan surat keputusan atau putusan.

6)    

Selain persyaratan tersebut di atas, Wajib Pajak Orang Pribadi yang mengungkapkan harta bersih atas perolehan aset sejak tanggal 1 Januari 2016 sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1)       tidak sedang dilakukan pemeriksaan, untuk Tahun Pajak 2016, Tahun Pajak 2017, Tahun Pajak 20I8, Tahun Pajak 2019, dan/atau Tahun Pajak 2020;

2)       tidak sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan, untuk Tahun Pajak 2016, Tahun Pajak 2017, Tahun Pajak 2018, Tahun Pajak 2019, dan/atau Tahun Pajak 2020;

3)       tidak sedang dilakukan penyidikan atas tindak pidana di bidang perpajakan;

4)       tidak sedang berada dalam proses peradilan atas tindak pidana di bidang perpajakan; dan/atau

5)       tidak sedang menjalani hukuman pidana atas tindak pidana di bidang perpajakan.

Sumber: pajak.go.id

jevenjja19 Jan 2022 pukul 13.57

selamat siang rekan pajakku, bagaimana kalau saya baru memiliki npwp tahun ini? apakah bisa ikut pps?

Topik Lainnya

mengambil data...

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2022 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn