Pajak atas Sembako

jevenjja21 Jul 2021 pukul 11.06

Dear Moderator,

Saya ingin bertanya karena belakangan ini beredar informasi bahwa akan ada pengenaan pajak pada sembilan bahan pokok (sembako). Apakah pengenaan pajak ini sudah berlaku dan berapa tarifnya?

Mohon penjelasannya, terimakasih

moderator(Moderator)22 Jul 2021 pukul 20.33

Sesuai dengan Pasal 4A ayat (2) huruf b UU PPN,

Jenis barang yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai adalah barang tertentu dalam kelompok barang sebagai berikut:

...

b. barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak

Selanjutnya pada bagian penjelasan, diatur bahwa:

Barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak meliputi:

1.   beras;

2.   gabah;

3.   jagung;

4.   sagu;

5.   kedelai;

6.   garam, baik yang beryodium maupun yang tidak beryodium;

7.   daging, yaitu daging segar yang tanpa diolah, tetapi telah melalui proses disembelih, dikuliti, dipotong, didinginkan, dibekukan, dikemas atau tidak dikemas, digarami, dikapur, diasamkan, diawetkan dengan cara lain, dan/atau direbus;

8.   telur, yaitu telur yang tidak diolah, termasuk telur yang dibersihkan, diasinkan, atau dikemas;

9.   susu, yaitu susu perah baik yang telah melalui proses didinginkan maupun dipanaskan, tidak mengandung tambahan gula atau bahan lainnya, dan/atau dikemas atau tidak dikemas;

10.   buah-buahan, yaitu buah-buahan segar yang dipetik, baik yang telah melalui proses dicuci, disortasi, dikupas, dipotong, diiris, digrading, dan/atau dikemas atau tidak dikemas; dan

11.   sayur-sayuran, yaitu sayuran segar yang dipetik, dicuci, ditiriskan, dan/atau disimpan pada suhu rendah, termasuk sayuran segar yang dicacah.

Dengan demikian, barang kebutuhan pokok atau komponen dari sembako selain dari yang 11 jenis tersebut, tetap dikenakan PPN sebesar 10%.

Topik Lainnya

mengambil data...

Subscribe

Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
2021 © PT. Mitra Pajakku
Ikuti kami
BAYAR
PAJAK
icon-mpn
Web Info