• Forum
  • Pajak Penghasilan (PPh)
  • Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 dan Pembetulan/ Pembatalan Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26
  • Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 dan Pembetulan/ Pembatalan Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26

    moderator(Moderator)24 Okt 2019 pukul 15.12

    Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 dan Pembetulan/ Pembatalan Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26

    Pemotong Pajak dengan kemauan sendiri dapat membetulkan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 yang telah disampaikan. Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 hanya dapat dilakukan dengan syarat Direktur Jenderal Pajak belum melakukan tindakan pemeriksaan.

    Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 disebabkan adanya:

    1.           kekeliruan dalam pengisian Bukti Pemotongan

    2.           pembatalan transaksi;dan/atau

    3.           transaksi yang belum dilaporkan.

    Dalam hal pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 disebabkan adanya:

    1.           kekeliruan dalam pengisian Bukti Pemotongan, Pemotong Pajak terlebih dahulu harus membetulkan Bukti Pemotongan dimaksud;atau

    2.           pembatalan transaksi, Pemotong Pajak terlebih dahulu harus membatalkan Bukti Pemotongan atas transaksi dimaksud.

    Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 yang mengakibatkan adanya:

    1.           pajak yang kurang dibayar, maka Pemotong Pajak terlebih dahulu melunasi jumlah pajak yang kurang dibayar tersebut;atau

    2.           pajak yang lebih dibayar, maka diajukan permohonan pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang sebagaimana diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mengenai tata cara pengembalian atas kelebihan pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang atas kelebihan pembayaran pajak.

    Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 harus disampaikan dalam bentuk formulir kertas (hard copy) dalam hal SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 yang dibetulkan telah disampaikan oleh Pemotong Pajak dalam bentuk formulir kertas (hard copy). Pembetulan SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 harus disampaikan dalam bentuk dokumen elektronik dalam hal SPT Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26 yang dibetulkan telah disampaikan oleh Pemotong Pajak dalam bentuk dokumen elektronik.

    Referensi:

    Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2017 Tentang Bentuk, Isi, Tata Cara Pengisian Dan Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Pasal 23 Dan/Atau Pasal 26 Serta Bentuk Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 23 Dan /Atau Pasal 26

    Topik Lainnya

    mengambil data...

    Subscribe

    Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
    2019 © PT. Mitra Pajakku
    Ikuti kami