• Forum
  • Pajak Penghasilan (PPh)
  • PPh 22 Industri Pertanian
  • PPh 22 Industri Pertanian

    junita0723 Sep 2019 pukul 14.10

    Dear Rekan,

    mau tanya tentang industri pertanian, jika sudah dipotong PPh 22 apakah penghasilannya bs kita kategori ke omset < 4,8m lalu setor 0,5% lagi??

    Thanks

    moderator(Moderator)24 Sep 2019 pukul 14.23

    Tarif PPh Pasal 22 Badan usaha industri dan eksportir yang bergerak dalam sektor perhutanan, perkebunan, pertanian, dan perikanan adalah 0,25%.

    Sementara itu, untuk Pengusaha (pedagang pengumpul) dengan peredaran bruto tertentu sampai dengan Rp 4,8 milyar, dikenakan PPh Final sebesar 0,5%.

    Sesuai dengan Pasal 4 ayat (7) PMK-99/PMK.03/2018:

    Pemotong atau Pemungut Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dalam kedudukan sebagai pembeli atau pengguna jasa melakukan pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasi!an berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 TAHUN 2018 dengan tarif sebesar 0,5% (nol koma lima persen) terhadap Wajib Pajak yang memiliki Surat Keterangan, dengan ketentuan sebagai berikut:

    a. dilakukan untuk setiap transaksi penjualan atau penyerahan jasa yang merupakan objek pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasilan sesuai ketentuan yang mengatur mengenai pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasilan; dan

    b. Wajib Pajak bersangkutan harus menyerahkan fotokopi Surat Keterangan dimaksud kepada Pemotong atau Pemungut Pajak.

    Sesuai dengan keterangan pada soal, mekanisme pemajakannya yang benar adalah:

    1. Pengusaha (pedagang pengumpul) mengajukan permohonan Surat Keterangan WP PP-23/2018 dan menyerahkanya kepada Industri/ Eksportir

    2. Industri/ Eksportir memungut/ menyetor dan melaporkan PPh Pasal Final sebesar 0,5%.

    Topik Lainnya

    mengambil data...

    Subscribe

    Dapatkan informasi terbaru dari pajakku
    2020 © PT. Mitra Pajakku
    Ikuti kami